<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Natalyadewi's Blog</title>
	<atom:link href="http://natalyadewi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://natalyadewi.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2009 01:55:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='natalyadewi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Natalyadewi's Blog</title>
		<link>http://natalyadewi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://natalyadewi.wordpress.com/osd.xml" title="Natalyadewi&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://natalyadewi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>cerita anak</title>
		<link>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/15/cerita-anak/</link>
		<comments>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/15/cerita-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 01:55:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>natalyadewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/15/cerita-anak/</guid>
		<description><![CDATA[Ular, Petani, dan Sang Bangau Natalya Dewi Suatu ketika di zaman dulu, ular merupakan salah satu hewan yang dianggap berbahaya sehingga siapa saja yang berjumpa dengan mereka, wajib membunuhnya. Ular dianggap hewan yang sangat berbahaya. Sehingga tak heran bila di zaman itu kita sering melihat ular berlari menyelamatkan nyawanya dari para pemburu. Suatu ketika seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=10&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ular, Petani, dan Sang Bangau </p>
<p>Natalya Dewi </p>
<p>Suatu ketika di  zaman dulu, ular merupakan salah satu hewan yang dianggap berbahaya sehingga siapa saja yang berjumpa dengan mereka, wajib membunuhnya. Ular dianggap hewan yang sangat berbahaya. Sehingga tak heran bila di zaman itu kita sering melihat ular berlari menyelamatkan nyawanya dari para pemburu. </p>
<p>Suatu ketika seorang petani melihat seekor ular yang dikejar-kejar oleh para pemburu. Awalnya ia tidak terlalu memperhatikannya, toh sudah merupakan pemandangan yang biasa kalau para pemburu memburu ular di desanya, namun sang ular, ketika tiba di tempat petani, dengan nafas tersenggal-senggal dalam ketakutannya memohon sang petani untuk menyelamatkan nyawanya. Karena kasihan, sang petani memutuskan untuk mengabulkan permohonan hewan melata itu. </p>
<p>Petani polos itu berjongkok dan membiarkan ular itu merayap masuk ke perutnya, ke balik bajunya. Para pemburu yang tidak bisa menemukan ular itu memutuskan pergi. Dan ketika bahaya berlalu, si petani meminta ular belang itu keluar namun si ular menolak. </p>
<p>“ Di dalam bajumu, aku merasa hangat dan aman, petani  baik hati,” jawab sang ular menolak keluar. </p>
<p>Karena kesal, sang petani membiarkan sang ular tetap berada di balik bajunya sambil ia berrjalan pulang. Saat itu, petani melihat seekor burung bangau yang mendekatinya dan memberitahunya apa  yang bisa dilakukannya untuk mengusir sang ular, dengan bisik-bisik tentunya. </p>
<p>Sang bangau memintanya untuk berjongkok dan melakukan gerakan-gerakan tertentu untuk membuat ular keluar. Ketika sang ular keluar, si bangau dengan cepat menangkapnya,  menarik dengan keras dan segera membunuhnya. Si petani tiba-tiba menjadi cemas ketika ia melihat ada dua lubang hitam di perutnya, jangan-jangan sang ular mematuknya, pikirnya.   </p>
<p>“Bangau, lihatlah ini,” kata sang petani menunjuk ke perutnya,” Aku khawatir sang ular sempat mematukku waktu kau tarik dia keluar tadi.”  Petani pernah diberitahu neneknya bahwa kerja bisa ular sangat cepat, dan sekonyong-konyong ia bisa menemui sang malaikat maut. </p>
<p>“ Ah, tenang saja. Kuberitahu satu hal ya,” bisik sang bangau,” Aku tahu obat penawar bisa ular itu. Kamu hanya perlu menyantap enam ekor unggas putih. Itu kan hal yang gampang kau temukan.” </p>
<p>“ Oh, jadi cuma itu obatnya, “ kata petani sambil merenung,”  Kamu juga kan termasuk unggas putih,” ujar sang petani,” Kau bisa menjadi hidangan unggas pertamaku,” dengan segera sang petani langsung menarik sang bangau, mengikat dan memasukkannya ke kantongnya untuk dibawa pulang. Di rumah ketika ia sedang mengantungkan bangau itu ia bercerita pada istrinya. </p>
<p>“ Aku cukup kaget mendengar ceritamu. Sang bangau yang sudah berbuat baik padamu, malah ingin kau bunuh,”kata istrinya. </p>
<p>“Berbuat baik bagaimana ?” </p>
<p>“ Burung itu telah berbuat baik padamu, ia telah memberitahumu cara menyingkirkan ular. Bahkan sudah membunuhnya untukmu. Ia telah menyelamatkan nyawamu. Bahkan ia memberitahumu apa yang harus kamu makan sebagai penawar racun ular itu.  Namun sekarang kamu ingin memasaknya. Kalau hanya perlu enam unggas putih, kamu bisa mengambilnya dari kandang ayam di belakang rumah, kita punya ratusan ayam, Pak!  “ </p>
<p>“Tapi yang ada di depan mata kan bangau itu, untuk apa menangkap ayam..” keluhnya. Badannya sudah mulai panas dingin, keringat sebesar jagung mulai menetes di keningnya. </p>
<p>“ Tidaklah pantas berterima kasih pada penyelamat hidupmu dengan membunuhnya. Bapak bisa makan ayam atau itik. Biar kusuruh si bungsu menangkap dulu seekor untuk hidangan unggas penawar bisa ular itu.” </p>
<p>Sang petani menuruti saran istrinya dan aneh bin ajaib, setelah ia memakan enam unggas, enam hari kemudian, keadaan tubuhnya membaik, dan saat itu ia baru teringat dengan si bangau. </p>
<p>“ Bu, dimana kuletakkan bangau itu ?” </p>
<p>“ Sudah ibu pindahkan ke kolam belakang. Bapak cari saja di sana.” </p>
<p>Sang petani bergegas ke kolam dan ketika ia menemukan sang bangau, ia tak sanggup berkata-kata. </p>
<p> “ Maafkan aku yang berniat  membunuhmu padahal kau begitu baik menolongku. Supaya bisa ular itu bisa sembuh, aku pernah berniat menikmati kelezatan dagingmu. Namun istriku telah menyadarkanku. Maafkan aku. Sekarang aku baru menyadari bahwa kamu benar-benar tulus menyelamatkan nyawaku, setelah makan enam hidangan unggas, kondisi tubuhku membaik kembali.” </p>
<p>“Sudahlah, tidak apa-apa. Anggap saja ini pelajaran. Awalnya aku sangat marah dan berniat mencungkil kedua matamu. Biar kau juga merasakan betapa sakitnya hatiku. Namun karena kamu telah minta maaf padaku, ya sudahlah.” </p>
<p>“ Istrimu yang baik hati memintaku tetap tinggal disini. Karena sekarang kau juga sudah sehat, aku berniat pulang kembali ke keluargaku. Jaga dirimu,” ujar sang bangau seraya mengepakkan sayapnya, bersiap-siap untuk terbang. </p>
<p>“ Terima kasih atas kebaikan hatimu.”* </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/natalyadewi.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/natalyadewi.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/natalyadewi.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/natalyadewi.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/natalyadewi.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/natalyadewi.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/natalyadewi.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/natalyadewi.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/natalyadewi.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/natalyadewi.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/natalyadewi.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/natalyadewi.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/natalyadewi.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/natalyadewi.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=10&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/15/cerita-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2ccce7d3b959e93f59899ba2060c33f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">natalyadewi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>prinsip ki</title>
		<link>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/05/prinsip-ki/</link>
		<comments>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/05/prinsip-ki/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2009 05:19:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>natalyadewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/05/prinsip-ki/</guid>
		<description><![CDATA[Prinsip Ki, Energi Kehidupan cw. Natalya dewi Konsep tentang ki mengisi derap kehidupan baik di Tiongkok maupun di Jepang. Ki berarti kekuatan hidup, intisari kehidupan, percikan vital. Cuaca adalah ki, listrik adalah ki, udara adalah ki, sakit adalah ki, tujuan adalaj ki, kesadaran dan kegilaan adalah ki, perasaan baik yang berbentuk fisik maupun emosi adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=9&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Prinsip  Ki, Energi Kehidupan<br />
cw. Natalya dewi</p>
<p>Konsep tentang ki mengisi derap kehidupan baik di Tiongkok maupun di Jepang. Ki berarti kekuatan hidup, intisari kehidupan, percikan vital.<br />
Cuaca adalah ki, listrik adalah ki, udara adalah ki, sakit adalah ki, tujuan adalaj ki, kesadaran dan kegilaan adalah ki, perasaan baik yang berbentuk fisik maupun emosi adalah ki, berdampingan atau tidak berdampingan dengan seseorang adalah tergantung ki anda.<br />
Memperhatikan dengan ki, menunjukkan perhatian dengan ki, khawatir juga termasuk ki. Saat ki anda tidak ditujukan pada hal tertentu, anda cenderung tidak melakukan hal tersebut. Saat ki kita memperhatikan lingkungan sekitar, kita menjadi sensitif terhadap perasaan orang lain.<br />
Nasib mungkin dapat menentukan siapa yang kita temui, namun ki yang menentukan siapa yang kita cintai dan siapa yang kita benci<br />
 Setiap makhluk hidup memiliki ki, meskipun tidak semua makhluk hidup memproses ki dalam jumlah yang sama. Ki  dalam diri manusia bersifat umum namun juga spesifik. Umum karena kita semua memilikinya, dan karakteristik dasarnya bersifat universal. Bersifat khusus karena tekstur ki tersebut berbeda antara satu orang dengan orang lainnya. Ki yang menyertai kita saat lahir adalah ki yang kita miliki sampai meninggal dan secara sederhana dapat dikatakan bahwa kualitas ki yang membentuk pribadi kita.<br />
Beberapa orang memiliki ki yang lemah, sementara yang lainnya memiliki ki yang kuat.” Saya telah melihat ki yang hangat dan menguatkan. Saya memiliki pengalaman melihat ki yang dingin dasn menyejukkan. Singkatnya tidak ada ki yang tepat seperti halnya tidak ada manusia yang sempurna,” jelas Kayoko Matsuura.<br />
Oleh karena ki adalah dasar kesehatan, maka lebih baik kita memahami dulu apa artinya kesehatan menurut sudut pandang ki. Dalam hal ini, tidak ada suatu standar kesehatan- ki  tidak mengenal suatu kriteria kesehatan yang sempurna. Beberapa orang selalu sehat secara alamiah, sementara orang yang lain rapuh sejak lahir.<br />
“ Saya mengenal orang yang yakin bahwa tembakau dan alkohol itu sama dengan makanan dan tetap hidup sehat sepanjang hidupnya. Saya juga mengenal orang yang senang melakukan fitness dan program diet, namun terkena serangan jantung di usia 30-an,”lanjutnya. Ki tidak pernah menyatakan membuat orang sehat secara mutlak. Kehadiran ki yang kuat dapat membuat seseorang  sesehat yang orang itu mampu lakukan.<br />
Inilah filosofi ki tentang kesehatan : Kesehatan adalah kepuasan yang diperoleh seseorang sepanjang hidupnya. Jika minum minuman keras dan merokok memberikan kenikmatan daripada hal lainnya dan setelah mempertimbangkan konsekuensinya, ki tidak akan melarang kita untuk mabuk dan merokok. Memang lebih baik untuk tidak melakukannya namun ki lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas Tidak ada hadiah umur panjang. Hadiahnya adalah sikap menghargai kehidupan.<br />
Ada satu hal yang harus diingat agar ki kita tidak tercampur dengan ki orang lain dengan siapa kita berhubungan. Seperti ketika kita bertemu seseorang kita dapat dengan satu orang dan membenci orang yang lain, begitu pula ki kita akan harmonis dengan beberapa ki namun tidak menerima ki yang lain. Ki beberapa orang akan langsung menolak ki kita, tidak tahan dengan kehadiran kita- yang biasanya  sangat jarang terjadi. Biasanya tetap mungkin untuk masuk ke dalam ki yang bertentangan secara perlahan namun pasti.<br />
Menurut Matsuura, ahli penyembuhan menggunakan kekuatan ki, kita harus bersipa bertemu dengan orang yang dapat menyerap ki kita dengan mudah dan cepat seperti menyedot keluar dan di saat lain, kita juga harus siap bertemu dengan orang yang sulit. Tidaklah baik memaksakan ki kepada orang lain, karena itu bukanlah suatu tipuan yang selalu memberikan hasil yang menguntungkan. Anda tidak dapat menyakiti orang dengan ki tapi perasaan tidak nyaman, mabuk, bahkan kecemasan mungkin timbulk jika ki si penerima tidak sesuai dengan ki si pengirim.<br />
Ki haruslah dilatih. Kita harus membuat diri sendiri lebih sensitif dalam merasakan dan menggunakan ki dengan halus dan tepat. Membuat tubuh kita sensitive dan merasakan itulah yang memakan waktu saat berlatih ki<br />
Saat ki kita suram kita cenderung merasa depresi. Saat ki kita bependar, kita merasa seperti menjadi orang kaya.<br />
Ki tidak akan membuat kita lebih cantik, lebih langsing atau lebih berotot tetapi ia bisa membuat anda lebih energik, lebih dapat berkonsentrasi dan lebih relaks. Ketika kemampunan untuk melakukan konsentrasi pada ki semakin kuat, kita akan merasakan diri penuh dengan energi dan antusiasme seperti yang pernah kita rasakan di masa anak-anak. Kita bisa menyelesaikan tugas dengan lebih sedikit energi terbuang dan waktu yang lebih pendek. Dan yang lebih penting, kita memiliki kemampuan untuk meningkatkan dan menjaga kesehatan kita dan keluarg. *</p>
<p>Melatih ki<br />
cw. Natalya Dewi<br />
Lakukan latihan ki secara alami. Tidak ada gunanya memaksa diri. Duduklah dengan enak dengan kedua kaki menapak lantai, gunakan kursi tanpa sandaran. Duduk tegak namun jangan tegang. Gunakan waktu sekitar setengah menit untuk menenangkan diri dan memperhatikan napas. Tarikan napas ideal adalah seperti nafas lega pertama pada permulaan liburan. Seperti saat kita keluar dari mobil di pinggiran pegunungan, mengisi paru-paru dengan udara segar dan mengeluarkannya dengan perlahan dan sensual. “ Ini baru udara segar!”<br />
Jangan berlebihan dalam menarik nafas, bernafaslah sedalam dan senyaman mungkin.<br />
Naikkan tangan Anda sampai sebatas mulut, buat jarak di antara keduanya sekitar enam inchi dan sekitar enam sampai delapan inchi dari tubuh anda. Bernafaslah melalui mulut, bayangkan udara itu seperti uap yang putih<br />
Bernafaslah, rasakanlah aliran nafas di seluruh tubuh mulai dari ujung jari sampai tulang-tulang punggung,  Lakukanlah latihan merasakan nafas ini sekitar 10 menit. Anda bisa merasakan ki bila tangan anda mulai terasa panas.*</p>
<p>Hewan juga bisa merasakan ki<br />
cw. Natalya Dewi</p>
<p>Hewan yang paling mudah merasakan kehadiran getaran energi yang kita sebut juga ki adalah anjing dan kucing. Kucing diyakini lebih mampu mendeteksi getaran-getaran energi di sekitarnya.<br />
Angkatlah sang kucing dengan memegang bagian tengkuknya dan dudukkan ia di pangkuan Anda, lalu elus-eluslah bagian tulang belakang si kucing dimulai dari tengkuknya. Bila ki stabil, kucing bisa tertidur pulas di pangkuan, namun bila ki kacau balau, bisa-bisa hewan manis ini langsung melompat lari dengan bulu tubuh yang tegang.<br />
Ada beragam kisah mengenai kucing yang sanggup mendeteksi adanya keanehan, seperti dalam sebuah keluarga di Inggris, dimana si meong ini terus mengeong membangunkan semua keluarga dan menarik semua keluarga ke luar rumah. Tak berapa lama setelah keluarga itu keluar, televisi rumah tersebut meledak. Tidak diketahui penyebab ledakannya.<br />
Ada juga yang membangunkan seluruh keluarga sebelum ledakan gunung Vesuvius. Karena kemampuan istimewanya, ada kepercayaan bahwa mayat yang dilangkahi kucing bisa hidup kembali sebagai zombie.<br />
Master ki ada juga yang mengamati pergerakan ikan mas di akuarium. Saat aliran energinya tenang, ia melihat sang ikan meliuk dengan tenang. Saat kondisi energinya labil dan ia mendekat, ikan itu juga terlihat berenang dengan gelisah.*</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/natalyadewi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/natalyadewi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/natalyadewi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/natalyadewi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/natalyadewi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/natalyadewi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/natalyadewi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/natalyadewi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/natalyadewi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/natalyadewi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/natalyadewi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/natalyadewi.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/natalyadewi.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/natalyadewi.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=9&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/05/prinsip-ki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2ccce7d3b959e93f59899ba2060c33f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">natalyadewi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>insomnia</title>
		<link>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/05/insomnia/</link>
		<comments>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/05/insomnia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2009 05:18:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>natalyadewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/05/insomnia/</guid>
		<description><![CDATA[Insomnia Penyakit susah tidur Natalya Dewi Sudah dua minggu ini, Cici susah tidur. Entah kenapa sulit rasanya terlelap. Ia selalu tertidur sekitar jam 3 pagi dan bangun selalu paling cepat jam sebelas. Untungnya, ia tidak bekerja di perusahaan yang mengharuskannya masuk jam 8 pagi. Ia mengelola sebuah butik di mal yang baru dibuka jam 11 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=8&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Insomnia<br />
Penyakit susah tidur<br />
Natalya Dewi</p>
<p>Sudah dua minggu ini, Cici susah tidur. Entah kenapa sulit rasanya terlelap. Ia selalu tertidur sekitar jam 3 pagi dan bangun selalu paling cepat jam sebelas. Untungnya, ia tidak bekerja di perusahaan yang mengharuskannya masuk jam 8 pagi. Ia mengelola sebuah butik di mal yang baru dibuka jam 11<br />
Lain lagi Feri, ia merasa segar di malam hari. Karena itu ia memilih berjualan mi di depan rumahnya. Padahal paginya ia juga mengajar di sekolah negeri. Karena itu, ia sering mengantuk saat mengajar, walau ia tetap melaksanakan kewajibannya.<br />
“ Ada beberapa hal penyebab insomnia. Bisa karena keadaan, bisa juga merupakan pertanda depresi atau cemas atau karena ada penyakit tertentu,” kata dr. Elmeida Effendy, SpKJ pada MedanBisnis. Bila orang tersebut merasa dirinya sehat-sehat saja dengan pola tidur yang agak nyeleneh ya tidak ada masalah. Pola tidur yang agak aneh bisa saja seperti segar di malam hari dan mengantuk di pagi hari.<br />
Menurut sejumlah ahli, orang yang mengalami sulit tidur mungkin saja berarti indikasi adanya sejumlah penyakit. Dalam temuan para ahli setidaknya ada empat faktor penyebab insomnia yakni predisposisi psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, lingkungan yang mengganggu, serta kebiasaan buruk.<br />
Berbicara mengenai faktor psikologis dan biologis, kedua faktor ini kadangkala menyatu menjadi bentuk psikosomatis, yakni persoalan psikologis berdampak terhadap biologis dan sebaliknya. (psiko = kejiwaan; soma = dinding, tubuh). Misalnya, bagi seseorang yang jantungnya mudah berdebar-debar lebih cepat dan suhu tubuhnya lebih hangat dari biasanya maka berkecenderungan untuk susah tidur. Jika tertidur maka akan sensitif untuk bangun (light sleeper). Di samping itu, sejumlah penyakit fisik juga menjadi aspek pencetus gangguan insomnia, misalnya asma, rematik, maag, ginjal, dan thyroid.<br />
          Secara khusus, faktor psikologis juga memegang peran utama terhadap kecenderungan insomnia ini. Hal ini disebabkan oleh ketegangan pikiran seseorang terhadap sesuatu yang kemudian mempengaruhi sistem saraf pusat (SSP) sehingga kondisi fisik senantiasa siaga. Misalnya ketika seseorang sedang memiliki problematika pelik di lingkungan kantor, maka jika ambang psikologisnya rendah akan menyebabkan fisik susah diajak kompromi untuk tidur. Di sini faktor kecemasan, ketegangan, dan ketidakpastian hidup menyebabkan gangguan insomnia. </p>
<p>Insomnia bisa  dikelompokkan menjadi:<br />
•	Insomnia primer, yaitu insomnia menahun dengan sedikit atau sama sekali tidak berhubungan dengan berbagai stres maupun kejadian<br />
•	Insomnia sekunder, yaitu suatu keadaan yang disebabkan oleh nyeri, kecemasan, obat, depresi atau stres yang hebat.<br />
Ada Tiga macam Insomnia:<br />
•	Transient insomnia &#8211; kesulitan tidur hanya beberapa malam<br />
•	Insomnia jangka pendek- dua atau empat minggu mengalami kesulitan tidur Kedua jenis insomnia ini biasanya menyerang orang yang sedang mengalami stress, berada di lingkungan yang ribut-ramai, berada di lingkungan yang mengalami perubahan temperatur ekstrim, masalah dengan jadwal tidur-bangun seperti yang terjadi saat jetlag, efek samping pengobatan<br />
•	Insomnia kronis- kesulitan tidur yang dialami hampir setiap malam selama sebulan atau lebih Salah satu penyebab chronic insomnia yang paling umum adalah depresi. Penyebab lainnya bisa berupa arthritis, gangguan ginjal, gagal jantung, sleep apnea ( gangguan tidur ), sindrom restless legs, Parkinson, dan hyperthyroidism ( kelebihan kelenjar tiroid). Namun demikian, insomnia kronis bisa juga disebabkan oleh faktor perilaku, termasuk penyalahgunaan caffein, alkohol, dan substansi lain, siklus tidur/bangun yang disebabkan oleh kerja lembur dan kegiatan malam hari lainnya, dan stres kronis. </p>
<p>Dampak<br />
Tentu saja gangguan insomnia akan memiliki dampak negatif dalam kehidupan individu yang bersangkutan. Pertama, akan mengurangi daya tahan tubuh sehingga berpeluang terhadap munculnya sejumlah penyakit. Sebab, tubuh manusia diciptakan sedemikian sempurnanya – yang secara alamiah telah diatur sebuah metabolisma fisik yang akan mempengaruhi kesehatan. Fisik dan mental seseorang akan sehat jika terdapat keteraturan antara terjaga dan tidur. Bukankah tidur juga berfungsi terhadap penataan kembali keseimbangan fisik setelah sekian lamanya terjaga dan terjadi kecapekan kerja.<br />
Sebab dengan adanya tidur maka tubuh akan memproses untuk mengurangi asam laktat yang berfungsi terakumulasinya kecapekan. Itulah kiranya jika seseorang tidurnya normal maka ketika bangun tidur akan terasa segar kembali yang disebabkan asam laktat tersebut telah terminimalisasi. Sebaliknya jika seseorang mengalami kurang tidur maka asam laktat belum hilang secara sempurna.<br />
Kedua, susah tidur akan berpengaruh terhadap stabilitas emosi sehingga mempengaruhi aktivitas kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini jika seseorang dalam lingkungan kerja, maka akan menurunkan tingkat motivasi, konsentrasi, ketelitian, kreativitas dan produktivitas kerjanya. Demikian juga terhadap aktivitas lainya akan mengalami gangguan misalnya dalam belajar mengajar, menyelesaikan tugas, dan interaksi sosial. Bahkan dampak insomnia ini akan memudahkan seseorang untuk menderita stres. Hal ini cukup beralasan, sebab sebagaimana dikatakan di atas bahwa insomnia hanya merupakan gejala penampakan dari luar bahwa seseorang memiliki penyakit yang harus diobati.</p>
<p>Solusi<br />
Kesulitan tidur hanyalah satu dari beberapa gejala insomnia. Gejala yang dialami waktu siang hari adalah:<br />
•	Mengantuk<br />
•	Resah<br />
•	Sulit berkonsentrasi<br />
•	Sulit mengingat<br />
•	Gampang tersinggung<br />
Untuk mendiagnosis insomnia, dokter biasanya melakukan penilaian terhadap:<br />
o	pola tidur penderita<br />
o	pemakaian obat-obatan, alkohol atau obat terlarang<br />
o	tingkatan stres psikis<br />
o	riwayat medis<br />
o	aktivitas fisik.<br />
Pengobatan insomnia tergantung kepada penyebab dan beratnya insomnia.<br />
Penderita insomnia hendaknya tetap tenang dan santai beberapa jam sebelum waktu tidur tiba dan menciptakan suasana yang nyaman di kamar tidur; cahaya yang redup dan tidak berisik.<br />
Pengobatan insomnia biasanya dimulai dengan:<br />
•	Menghilangkan kebiasaan (pindah tempat tidur, memakai tempat tidur hanya untuk tidur, dll).<br />
•	Jika tidak berhasil dapat diberikan obat golongan hipnotik (harus konsultasi dengan psikiater).<br />
Bila disarankan menggunakan obat tidur, biasanya obat dari golongan benzodiazeping seperti Diazepam, Lorazepam, Triazolam, Klordiazepoksid<br />
Efek samping:<br />
Inkoordinsi motorik, gangguan fungsi mental dan psikomotor, gangguan koordinasi berpikir, mulut kering, dsb.<br />
.Perilaku di bawah ini juga dapat menyebabkan insomnia pada beberapa orang:<br />
•	higienitas tidur yang kurang secara umum<br />
•	kekhawatiran tidak dapat tidur<br />
•	mengkonsumsi caffein secara berlebihan<br />
•	minum alkohol sebelum tidur<br />
•	merokok sebelum tidur<br />
•	tidur siang/sore yang berlebihan<br />
•	jadwal tidur/bangun yang tidak teratur *</p>
<p>Serba- Serbi Tidur<br />
Natalya Dewi<br />
 	Seperti yang kita ketahui manusia umumnya tidur selama 8 jam perhari dan seiring bertambahnya usia akan berkurang menjadi 7,5 jam perhari. Kita tahu bahwa ada beberapa makanan tertentu yang dapat menganggu tidur kita. Salah satu yang tentunya sudah sangat kita kenal adalah kopi, yang sangat diandalkan untuk menjadi “doping” untuk tetap terjaga dimalam hari. Kemudian nikotin juga menjadi salah satu penyebab kenapa kita mendapatkan insomnia di malam hari.<br />
Kafein di malam hari adalah “big no-no”, PANTANGAN BESAR. Selain itu minuman yang termasuk pantangan adalah coklat, teh dan soda. Banyak makanan kaleng atau siap saji yang mengandung kafein, namun tidak kita sadari. Periksalah labelnya sebelum menyantapnya.<br />
Nikotin juga menjadi musuh utama dalam usaha mendapatkan tidur yang baik. Nikotin dapat menjadi perangsang untuk tetap terjaga sepanjang malam.<br />
Makanan pedas dan asam juga dapat membuat usaha anda untuk tidur gagal karena mereka dapat membuat perut anda terasa panas dan nyeri, terutama yang memiliki riwayat maag. &#8220;Kenapa bisa begitu pada saat menjelang tidur ?&#8221; Saat kita merebahkan diri membuat rasa nyeri dan panas akan semakin bertambah hebat, hal ini akan membuat kita sangat sulit untuk tidur.<br />
Selain makanan, tentunya gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari memegang peranan penting untuk mendapatkan tidur yang berkualitas pada malam hari. Jadi yang pertama kali harus anda adalah menganalisa pola hidup anda dan lingkungan sekitar anda.<br />
Tidur bisa meningkatkan kekebalan tubuh lho, makanya orang yang sakit disarankan untuk istirahat lebih banyak. Ia juga membuat kita memiliki kepribadian yang lebih baik, lebih pintar, memiliki penglihatan yang lebih baik, lebih cantik dan bisa berkonsentrasi lebih baik.<br />
Kurang tidur bisa menyebabkan kita mudah marah, kurang ramah dan cenderung agresif. Para peneliti di Yunani menyarankan kita untuk tidur siang selama setengah jam minimal tiga kali seminggu karena berdasarkan penelitian mereka terhadap 23.681 wanita dan pria yang berusia 20-85 tahun, resiko penyakit jantung bisa berkurang . Kematian akibat serangan jantung bisa dikurangi dengan tidur siang sebentar, karena tidur siang juga membantu kita bersantai dan mengurangi stress.*</p>
<p>Hipersomnia, Parasomnia dan Somnabulisme<br />
Natalya Dewi<br />
Hipersomnia<br />
Gangguan ini bermanifestasi sebagai jumlah tidur yang berlebihan dan selalu mengantuk di siang hari. Gangguan ini dikenal sebagai narkolepsi, yaitu pasien tidak dapat menghindari keinginan untuk tidur. Dapat terjadi pada setiap usia, tapi paling sering pada awal remaja atau dewasa muda. Narkolepsi cukup berbahaya karena sering menyebabkan kecelakaan kendaraan bermotor dan industri.<br />
•	Terapi dianjurkan adalah memaksakan diri untuk tidur (walau sebentar) di siang hari sampai gejala hilang.<br />
•	Jika tidak sembuh, dapat dibantu dengan obat (harus konsultasi ke psikiater).<br />
Parasomnia merupakan fenomena gangguan tidur yang tidak umum dan tak diinginkan, yang tampak secara tiba-tiba selama tidur atau yang terjadi pada ambang terjaga dan tidur. Sering muncul dalam bentuk mimpi buruk yang ditandai mimpi lama dan menakutkan.<br />
Ada juga keadaan yang disebut gangguan teror tidur, yaitu pasien terjaga pada bagian pertama malam hari. Biasanya pasien terduduk di tempat tidur dengan ekspresi ketakutan, seperti sedang mengalami teror yang hebat.<br />
Gangguan lain adalah berjalan dalam tidur (somnabulisme), yaitu pasien melakukan tindakan motorik seperti berjalan, berpakaian, pergi ke kamar mandi, berbicara, bahkan mengemudikan kendaraan. Gangguan ini lebih sering terjadi pada anak laki-laki dan dimulai pada usia 4-8 tahun. Pengobatannya terdiri dari tindakan mencegah cedera dan pemberian obat tidur.*</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/natalyadewi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/natalyadewi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/natalyadewi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/natalyadewi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/natalyadewi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/natalyadewi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/natalyadewi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/natalyadewi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/natalyadewi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/natalyadewi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/natalyadewi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/natalyadewi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/natalyadewi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/natalyadewi.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=8&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/05/insomnia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2ccce7d3b959e93f59899ba2060c33f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">natalyadewi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>perlukah suplemen</title>
		<link>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/05/perlukah-suplemen/</link>
		<comments>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/05/perlukah-suplemen/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2009 05:17:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>natalyadewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/05/perlukah-suplemen/</guid>
		<description><![CDATA[Makanan vs Suplemen, Mana yang Lebih Sakti Natalya Dewi Kita terbiasa ngemil buah-buahan, rajin mengkonsumsi kukus brokoli, wortel dan sayuran lainnya, tahu benar tentang lemak baik dan jahat, mengkonsumsi ikan salmon, menghindari daging merah, bahkan memasak hanya dengan minyak zaitun. Tapi di meja makan kita juga bertebaran berbagai multivitamin dan suplemen mineral dalam berbagai merek. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=7&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Makanan vs Suplemen, Mana yang Lebih Sakti<br />
Natalya Dewi<br />
Kita terbiasa ngemil buah-buahan, rajin mengkonsumsi kukus brokoli, wortel dan sayuran lainnya, tahu benar tentang lemak baik dan jahat, mengkonsumsi ikan salmon, menghindari daging merah, bahkan memasak hanya dengan minyak zaitun. Tapi di meja makan kita juga bertebaran berbagai multivitamin dan suplemen mineral dalam berbagai merek. Hmmm… bukankah makanan kita sudah cukup bernutrisi? Lantas untuk apa lagi kita mengkonsumsi multivitamin dan suplemen mineral? Tapi ada juga golongan ahli yang mengatakan bahwa multivitamin tetap perlu walaupun pola makan kita sehat, karena saat ini kita hidup di tengah-tengah dunia yang penuh akan polusi dan radikal bebas yang bisa ‘menyakiti’ kita kapan saja. Jadi semakin bingung, bukan?<br />
Mungkin ada sebagian dari pembaca yang pernah menghadiri seminar dari salah satu MLM yang membahas tentang pentingnya suplemen bagi tubuh. Apalagi dari hari ke hari, kita juga sering menyaksikan iklan-iklan tentang makanan tambahan, seperti suplemen penambah tenaga.<br />
Menurut Siti ( nama samaran ), salah satu distributor MLM asal negeri Paman Sam, suplemen itu penting bagi tubuh. Makanan yang kita konsumsi sehari-hari tidaklah cukup vitaminnya. Ia mencontohkan, bahwa kebutuhan vitamin C setiap hari bisa didapat dari 100 gram jambu biji atau beberapa buah jeruk, belum lagi kebutuhan vitamin yang lain. Ibu berambut panjang ini berucap bahwa dalam sehari tubuh  kita perlu  gizi mulai dari vitamin A, B, C, D, E, K, nissin, asam folat, natrium, kalium, kalsium, posfat sampai zat besi dan tentunya agak sulit mendapatkannya dari makanan. Apalagi mereka yang statusnya anak kos, apa cukup kebutuhan gizi dipenuhi dari nasi rantang pesanan mereka?<br />
Apa sayur yang mereka makan tidak terkontaminasi pestisida ? Apakah cara memasaknya sudah benar sehingga kandungan vitamin masih ada atau sudah menguap ke udara saat dimasak ?<br />
Lalu, apakah ketika kita pergi ke pasar, kita membeli 100 gr sayur hijau, 200 gr daging, dan semuanya itu berdasarkan komposisi kecukupan gizi ? Selain itu, kita juga terkadang senang makan fast-food atau sea-food, tentu saja makanan seperti ini tidaklah sehat namun enak bagi lidah. Banyak dari kita yang memilih untuk memanjakan lidah dan pelan-pelan menghancurkan badan sendiri. Karena itu, peranan suplemen dalam hal ini suplemen vitamin diperlukan. Fungsinya untuk mencukupi kebutuhan gizi kita.<br />
Memang menurut Rizal ( nama samaran ), salah satu distributor yang tergabung dalam perusahaan yang sama dengan Bu Siti, harga sebotol suplemen vitamin terkesan mahal. Namun kita juga harus pintar membagi. Ambil contoh sebotol Vitamin C harganya Rp 170 ribu dan isinya 100 butir, perbutir harganya hanya Rp 1700 dan kita hanya perlu mengonsumsi satu sampai dua butir perhari. Coba anda hitung biaya yang perlu anda keluarkan untuk membeli jeruk, jambu, tomat, dan aneka sayur untuk memenuhi kebutuhan gizi,apa bisa anda beli dengan uang Rp 1700 ? Rp 1700 itu baru vitamin C lho, Pak! Bagaimana dengan vitamin lain ?<br />
Lagi, menurut dr. Tom ( nama samaran ), salah satu dokter yang berdomisili di Jakarta yang juga merupakan distributor, mengatakan kalau dirinya tiap pagi sarapan dengan enam sendok protein dimana satu kaleng protein 40 sendok harganya Rp 280ribu. Apalagi ia juga berujar bahwa suplemen yang dikonsumsinya ini mutunya terbaik, dan manfaatnya bagi kesehatan sangat banyak. Menurutnya pengobatan kanker bisa dilakukan dengan mengonsumsi vitamin C kurang lebih butir 80 butir setiap harinya dimana 1botol 100 butir harganya Rp 170ribu.<br />
Lain lagi pengalaman Bu Ria, ada konsumennya yang pernah mengatakan kalau ia diminta minum vitamin E untuk memperlancar proses melahirkannya karena vitamin E mengandung minyak. Dan jumlah yang disarankan di atas 20 tablet.<br />
Beda dengan Bu Mimi yang terobsesi dengan suplemen ganggang dari salah satu multilevel nasional. Ia sudah rutin mengonsumsinya sejak sepuluh tahun yang lalu dan katanya bisa mengurangi sesak nafasnya.<br />
Distibutor dari Multi level yang lain bahkan mengklaim bahwa mengonsumsi produknya sama dengan mengonsumsi berapa kg sayur dan tanaman hijau. Itu kalau kita berbicara dari sudut distibutor multilevel, yang memang berdasarkan survei penulis, kebanyakan multilevel yang hadir di Indonesia menawarkan suplemen.<br />
Lantas bagaimana dengan toko-toko makanan kesehatan ? Kalau yang ini, biasanya para penjual sudah memastikan produk yang dijualnya aman bagi kesehatan. Kalau tidak, bila mereka ceroboh, toko mereka bisa ditutup dan produk mereka ditarik BPOM. Dan tentunya toko-toko sejenis bisa kita temui di mall atau plaza. Wiraniaga yang menjualnya dengan gamblang menyebutkan apa yang terkandung dan menyerahkan keputusan sepenuhnya ke tangan konsumen. Ini tentunya tidak terlalu mengganggu kenyamanan hidup dibandingkan distributor multilevel yang gigih merayu sampai si calon konsumen membeli. Tak jarang mereka tahan duduk di atas tiga jam di rumah calon konsumen dan menawarkan cara pembelian secara kredit atau di bawah harga konsumen. Hal ini bisa dimaklumi karena mereka adalah orang marketing yang ada targetnya. Masih mending kalau si sales orang asing, bagaimana ceritanya kalau itu adalah sepupu atau orang yang masih terbilang keluarga ? Kadang untuk menghindar atau memberi muka, kita terpaksa merogoh kocek, padahal kita tak terlalu membutuhkan apa yang ditawarkan  dan karena segan menolak ya terpaksa kita beli juga.<br />
Pertanyaan besar yang sering muncul dari benak kita, bila klaim produk benar-benar bagus, mengapa perusahaan multilevel merekrut orang awam tanpa latar belakang kesehatan untuk menjadi konsultan kesehatan dan training bagi distributor dilakukan oleh sesama distributor yang kadang latar belakangnya dari keuangan, perdagangan, dan lain-lain. Mengapa suplemen tersebut tidak dipasarkan saja di mall, mengapa distributor tidak boleh memajang suplemen di display tokonya, mengapa sang distributor harus turut mengonsumsi produk yang dijualnya, mengapa ia harus menawarkan ke orang –orang terdekat, mengapa tidak langsung menawarkan ke dokter atau rumah sakit dan segudang mengapa- mengapa lain yang senantiasa timbul ? Lantas bagaimana pandangan seorang ahli gizi mengenai suplemen ?</p>
<p>Suplemen dari sudut pandang seorang ahli gizi<br />
Natalya dewi<br />
“Prinsipnya adalah memberi apa yang diperlukan tubuh,” jelas Dr. Rizali H. Nasution,” Tubuh kita memerlukan sumber energi, vitamin, mineral, air dan lemak.” Sumber energi umumnya kita peroleh dari karbohidrat yang merupakan golongan makanan pokok seperti beras, jagung, kentang, ubi, pendeknya makanan yang mengandung tepung. Fungsinya untuk menghasilkan tenaga. Sedangkan untuk proses pertumbuhan kita perlu bantuan protein yang berfungsi mengganti sel atau jaringan yang rusak. Sebelum berusia 18 tahun, fungsi protein kebanyakan untuk pertumbuhan yang didapat dari susu, telur, daging, ikan, tahu, tempe, sedangkan untuk mereka yang sudah berusia di atas 18 tahun, fungsi protein lebih mengarah ke penggantian sel atau jaringan tubuh yang rusak. Itu sebabnya ketika kita luka, tergores silet misalnya, luka kita bisa menutup kembali. Hal ini karena adanya protein, dan ini juga salah satu alasan mengapa orang yang kecelakaan saat dirawat di rumah sakit selalu diberikan protein tinggi.<br />
Lain ceritanya dengan vitamin, tugasnya membantu mengolah makanan. Fungsi vitamin seperti lampu lalu lintas, mengatur lalu lalang zat makanan supaya tidak tabrakan. Dan biasanya vitamin banyak didapatkan dari buah-buahan. Lalu mineral yang memiliki fungsi yang hampir sama dengan vitamin juga memiliki fungsi membentuk alat-alat tubuh, contoh kalsium untuk pembentukan tulang yang bisa kita dapatkan saat makan daun ubi dan biasanya sayur-sayuran merupakan sumber mineral.<br />
Setelah itu, air juga kita perlukan sebagai pelarut dan lemak sebagai bantalan, untuk menjaga agar suhu tubuh kita tetap stabil. Nah, untuk memenuhi semua ini kita cukup makan empat sehat yang terdiri dari beras, sayur, daging, dan buah. Contoh gampangnya adalah nasi padang yang dilengkapi dengan pisang. Dan menurut dr. Rizali, dengan makan empat sehat, kebutuhan gizi kita sudah mencukupi.<br />
Lantas, apakah kita perlu mengonsumsi suplemen vitamin tertentu ? Tidak harus, toh kebutuhan gizi kita sudah terpenuhi, untuk apa lagi ditambah. Dokter yang juga ketua badan pendiri Humaniora-Pokmas Mandiri ini mencontohkan seperti vitamin C yang kita butuhkan sekitar 60mg setiap hari, kalau dari konsumsi buah saja sudah mencukupi, kita tambah lagi dengan makan suplemen, ini namanya MUBAZIR, karena vitamin C itu larut dalam air, dan tubuh hanya menyerap sebanyak yang diperlukannya. Kalau lebih ya dilarutkan dalam air dan keluar lagi. Bahkan mereka yang mengonsumsi vitamin C dalam jumlah tinggi padahal ia tidak terlalu membutuhkannya bisa jadi mencret. Lha, makan nasi terlalu banyak saja ada efeknya, makan suplemen terlalu banyak juga ada efeknya.<br />
Lalu bagaimana dengan suplemen makanan yang ditawarkan distributor multilevel yang dalam klaimnya mengatakan bisa menyembuhkan ini itu ? Bagi dokter yang juga dosen di UISU, kalau benar apa yang mereka klaim, ya tentu saja kasihan dengan mereka yang berprofesi di bidang kesehatan. Kenapa tidak diletakkan di Carrefour saja, kalau klaimnya benar ya pasti ludes terjual dalam sekejap.<br />
Makan nasi dan lauknya tetap menjadi kebutuhan pokok yang harus kita penuhi untuk bertahan hidup. Menurut sang ahli gizi, suplemen itu sifatnya hanya tambahan, bukan kebutuhan pokok.<br />
Kapan kita memerlukan suplemen? Bila kita kurang gizi, hamil atau menderita penyakit kronis. Nah, terserah pembaca untuk memilih yang terbaik.*</p>
<p>Perhatikan label POM saat Anda membeli suplemen<br />
Natalya Dewi<br />
Ingin tahu apa pendapat Balai Pengawasan OBAT dan Makanan mengenai suplemen yang banyak beredar? Menurut BPOM, yang dinamakan suplemen itu adalah  :<br />
   Produk yang digunakan untuk melengkapi zat gizi makanan yang mengandung satu atau lebih bahan berupa   mineral,asam amino atau bahan lain berasal dari tumbuh tumbuhan atau bukan tumbuh tumbuhan yang  mempunyai nilai gizi dan atau efek fisiologis dalam jumlah terkonsentrasi, bukan ditujukan untuk pengobatan   atau   pencegahan suatu penyakit tetapi untuk pemeliharaan kesehatan atau sebagai penambah asupan gizi tubuh. Hal senada juga diungkapkan dr. Rizali yang mencontohkan Tabloid Aplaus sebagai suplemen Harian Analisa, ada atau tidak adanya Aplaus yang penting Analisa-nya ada.<br />
Menurut BPOM, suplemen wajib memiliki nomor pendaftaran sebelun diedarkan di masyarakat dimana produk yang sudah didaftar akan diperiksa sesuai dengan prioritas dan dana yang tersedia. Lalu, produk suplemen tidak diperkenankan mengklaim khasiat sebagai obat. Dan semua produk suplemen berada di bawah pengawasan BPOM, dalam arti wajib terdaftar sebelum diedarkan, apalagi yang berasal dari luar negeri.<br />
Sekalipun suatu produk sudah memiliki nomor POM, bila ditemukan ada penyimpangan akan diminta menarik kembali produknya dan sang produsen harus memberikan laporan berkala mengenai produknya.<br />
Jadi, kita perlu teliti dalam membeli suatu produk. Baca dulu labelnya, apakah ada nomor POM, bila ada, itu berarti produk tersebut sudah diuji dan bebas dari zat kimia. Bila belum ada nomor, lebih baik urungkan niat untuk membeli sekalipun anda sangat tergiur dengan khasiat produk. Selain itu perhatikan tanggal kadaluarsa, dan jangan membeli produk yang sudah dekat tanggal kadaluarsanya. Pada beberapa produk suplemen, biasanya ada dicantumkan, namun kalau hanya dicantumkan tanggal produksi, biasanya, kita tinggal menambah dua tahun dari tanggal produksi untuk mengetahui kapan kadaluarsanya produk itu.*<br />
Suplemen,<br />
To take, or not to take<br />
Natalya dewi<br />
 	Well, sebetulnya mengkonsumsi multivitamin dan suplemen mineral tambahan adalah hal yang baik, selama tidak melebihi RDA, angka kecukupan gizi maksudnya (umumnya angka RDA ini tertera di label kemasan). Tapi sebenarnya kita bisa kok memperkirakan apakah makanan yang kita makan sudah cukup bergizi atau masih butuh tambahan suplemen dari luar. Caranya adalah dengan merasakan sendiri kondisi tubuh kita. Jika kita selalu merasa lemas dan kurang energi, kulit kita kering dan kusam, kuku mudah patah, mood mudah berubah-ubah, biasanya adalah tanda-tanda umum kekurangan nutrisi. Langkah pertama yang musti dilakukan adalah pastikan makanan kita kaya akan zat gizi, maksudnya jika kita selama ini makan makanan yang tidak seimbang atau bahkan tidak sehat, ya diperbaiki dulu pola makannya. Jika sudah memperbaiki pola makan namun masih merasa kurang sehat, barulah mengkonsumsi multivitamin dan suplemen mineral. Tapi kalau dengan pola makan kita sehari-hari (tanpa suplemen apapun) kita sudah merasa segar dan fresh setiap saat, bisa dibilang kita sudah cukup mendapatkan nutrisi dari makanan kita.<br />
Di bawah ini adalah beberapa suplemen yang populer yang mungkin memang kita butuhkan (dan boleh dikonsumsi hanya jika kita perlukan) :</p>
<p>Vitamin C<br />
Kapan : Jika Anda mudah terkena flu, atau untuk siapapun dengan gejala-gejala awal infeksi (demam, pembengkakan)<br />
Mengapa : beberapa penelitian menunjukkan bahwa 1000mg vitamin C perhari bisa membantu mengurangi gejala-gejala flu dan juga memperpendek durasinya.</p>
<p>Vitamin E<br />
Kapan : jika seseorang memiliki resiko tinggi penyakit jantung yang didapatnya baik dari sejarah keluarga, obesitas, kandungan kolesterol ataupun tekanan yang tinggi<br />
Mengapa : suatu penelitian yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine melapurkan bahwa 87.000 orang perawat yang mengkonsumsi 67 mg vitamin E tiap hari selama 2 tahun mengalami penurunan resiko serangan jantung sampai 40%.<br />
Evening Primrose Oil<br />
Kapan : Jika seorang wanita mengalami nyeri payudara sebelum haid<br />
Mengapa : beberapa uji klinis menunjukkan bahwa mengkonsumsi 6 sampai 8 butir kapsul evening primrose oil 500mg setiap hari selama 4 bulan bisa mengurangi nyeri payudara akibat menstruasi.<br />
Magnesium<br />
Kapan : jika seorang wanita menderita keram otot dan migrain saat haid atau sebelum haid<br />
Mengapa : penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mengalami nyeri saat PMS memiliki kadar magnesium yang rendah dalam sel darah merah mereka dibandingkan wanita yang tidak mengalami gejala-gejala tersebut. Kekurangan magnesium memang bisa menyebabkan pembuluh-pembuluh darah menjadi kaku. Direkomendasikan mengkonsumsi uplemen magnesium 200 mg perhari selama 3 bulan.<br />
Zinc<br />
Kapan : jika siapapun berusaha untuk memiliki keturunan<br />
Mengapa : Zinc adalah nutrisi yang paling banyak diteliti dalam hal fertilitas pria dan wanita. Kekurangan zat ini bisa menyebabkan perubahan kromosom baik pada pria maupun wanita, yang akan mengurangi fertilitas dan meningkatkan resiko keguguran. Direkomendasikan mengkonsumsi suplemen zinc 30 mg perhari *</p>
<p>Kisah di balik penemuan 1000mg vitamin C<br />
Di belakang maraknya suplemen vitamin megadosis, ada seorang tokoh yang berjasa. Linus Pauling, PHD peraih dua penghargaan Nobel untuk kimia (1954) dan perdamaian (1962).<br />
Temuannya yang paling populer adalah:<br />
Vitamin C dosis tinggi dapat mencegah selesma dan flu hingga 45%, mencegah serta menyembuhkan 75% dari semua kanker, dan memperpanjang masa hidup penderita kanker hingga 4-5 kali lebih lama (dibandingkan dengan yang tidak mendapat terapi vitamin C tersebut).<br />
Secara umum, Pauling mengklaim bahwa konsumsi vitamin(-vitamin) dalam megadosis dapat<br />
&#8220;memperbaiki kesehatan… meningkatkan kenikmatan hidup dan membantu mengendalikan penyakit jantung, kanker, dan penyakit lain serta memperlambat proses penuaan&#8221;.<br />
Merasa pernah mendengar bunyi klaim tersebut dari produsen suplemen dan menjadi tertarik mengonsumsi produknya? SELAMAT! Anda sudah terjebak dalam quakery<br />
Terjemah bebas quackery dalam bahasa Indonesia adalah usaha apapun yang melibatkan promosi suatu produk atau sistem kesehatan secara berlebihan.<br />
Klaim Pauling mengenai terapi megadosis vitamin C untuk penderita kanker diuji dan dikaji ulang oleh MayoClinic sebanyak 3 kali dengan hasil:<br />
TIDAK ADA keuntungan yang konsisten dari vitamin C yang diberikan pada penderita kanker stadium lanjut. Bahkan, vitamin C dosis tinggi dapat memberikan dampak yang berlawanan.<br />
Dosis oral (diminum) yang tinggi dapat menyebabkan diare. Sedangkan dosis tinggi yang diberikan lewat infus (intravenous) menyebabkan gagal ginjal akibat penyumbatan oleh kristal oksalat.<br />
Walaupun fakta ini sudah gamblang dinyatakan, mengapa masih banyak orang yang ‘bersaksi’ bahwa vitamin C dosis tinggi berguna dan banyak membantu?<br />
Vitamin C memberikan efek antihistamin. Sedangkan histamin -dalam konsentrasi berbeda-beda- hampir selalu dilepas dalam saluran pernafasan sebagai reaksi serupa-alergi terhadap selesma. Sehingga yang dirasakan oleh penderita selesma (atau flu) adalah perbaikan yang ‘palsu’.<br />
Rekomendasi penggunaan vitamin dalam megadosis oleh Pauling bisa jadi ‘menyemangati’ para produsen suplemen  untuk membanjiri pasar dunia dengan produk mereka.<br />
Tuduhan ‘main mata’ antara Pauling dan industri vitamin bukan omong kosong, sebab donor utama Linus Pauling Institute of Medicine adalah Hoffmann-La Roche, perusahaan farmasi besar yang memproduksi mayoritas vitamin C yang beredar di dunia pada saat itu (sekitar tahun 1973).<br />
Pada tahun 1994, Arthur Robinson (kolega Linus Pauling dalam penelitian) membuat rangkuman hasil penelitian yang menyebabkannya dipecat dari Linus Pauling Institute of Medicine:<br />
Vitamin C dosis 1 &#8211; 5 gram per hari meningkatkan laju pertumbuhan kanker pada manusia. Namun pertumbuhan kanker  terhambat pada dosis 100 gram per hari, mendekati dosis mematikan.<br />
Masih berpikir bahwa semakin besar dosis vitamin maka akan semakin besar manfaatnya? Saya harap tidak.<br />
Save your money. Think smart, act wise, live healthy. Jangan terjebak pada klaim indah suplemen.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/natalyadewi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/natalyadewi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/natalyadewi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/natalyadewi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/natalyadewi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/natalyadewi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/natalyadewi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/natalyadewi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/natalyadewi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/natalyadewi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/natalyadewi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/natalyadewi.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/natalyadewi.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/natalyadewi.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=7&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/07/05/perlukah-suplemen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2ccce7d3b959e93f59899ba2060c33f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">natalyadewi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Radical Marketing</title>
		<link>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/04/08/radical-marketing/</link>
		<comments>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/04/08/radical-marketing/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 03:53:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>natalyadewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://natalyadewi.wordpress.com/2009/04/08/radical-marketing/</guid>
		<description><![CDATA[ada lho tipe marketing yang budgetnya rendah namun hasilnya selangit, itu radical marketing. Ingin tahu ?<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=5&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ada lho tipe marketing yang budgetnya rendah namun hasilnya selangit, itu radical marketing. Ingin tahu ?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/natalyadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/natalyadewi.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/natalyadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/natalyadewi.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/natalyadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/natalyadewi.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/natalyadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/natalyadewi.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/natalyadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/natalyadewi.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/natalyadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/natalyadewi.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/natalyadewi.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/natalyadewi.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=5&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/04/08/radical-marketing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2ccce7d3b959e93f59899ba2060c33f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">natalyadewi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mendapatkan Uang dari Pemakaian Kebutuhan Sehari-hari</title>
		<link>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/04/08/mendapatkan-uang-dari-pemakaian-kebutuhan-sehari-hari/</link>
		<comments>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/04/08/mendapatkan-uang-dari-pemakaian-kebutuhan-sehari-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 03:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>natalyadewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://natalyadewi.wordpress.com/2009/04/08/mendapatkan-uang-dari-pemakaian-kebutuhan-sehari-hari/</guid>
		<description><![CDATA[barang yang kita pakai sehari-hari ternyata bisa mendatangkan fulus lho. Ingin tahu ? Email aja ke dewinatalya @yahoo.com<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=4&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>barang yang kita pakai sehari-hari ternyata bisa mendatangkan fulus lho. Ingin tahu ? Email aja ke dewinatalya @yahoo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/natalyadewi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/natalyadewi.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/natalyadewi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/natalyadewi.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/natalyadewi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/natalyadewi.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/natalyadewi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/natalyadewi.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/natalyadewi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/natalyadewi.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/natalyadewi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/natalyadewi.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/natalyadewi.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/natalyadewi.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=4&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/04/08/mendapatkan-uang-dari-pemakaian-kebutuhan-sehari-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2ccce7d3b959e93f59899ba2060c33f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">natalyadewi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Senam BOPB</title>
		<link>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/03/31/senam-bopb/</link>
		<comments>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/03/31/senam-bopb/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 06:06:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>natalyadewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://natalyadewi.wordpress.com/2009/03/31/senam-bopb/</guid>
		<description><![CDATA[Adalah senam yang bisa membentuk tubuh dan membuang lemak dengan cepat secara alami, mempergunakan pernafasan sebagai bagian penunjang gerakan. Yang menciptakan gerakan ini adalah Tengku Rina.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=3&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adalah senam yang bisa membentuk tubuh dan membuang lemak dengan cepat secara alami, mempergunakan pernafasan sebagai bagian penunjang gerakan. Yang menciptakan gerakan ini adalah Tengku Rina.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/natalyadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/natalyadewi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/natalyadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/natalyadewi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/natalyadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/natalyadewi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/natalyadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/natalyadewi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/natalyadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/natalyadewi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/natalyadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/natalyadewi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/natalyadewi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/natalyadewi.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=3&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/03/31/senam-bopb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2ccce7d3b959e93f59899ba2060c33f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">natalyadewi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/03/31/hello-world/</link>
		<comments>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/03/31/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 06:03:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>natalyadewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=1&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/natalyadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/natalyadewi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/natalyadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/natalyadewi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/natalyadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/natalyadewi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/natalyadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/natalyadewi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/natalyadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/natalyadewi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/natalyadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/natalyadewi.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/natalyadewi.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/natalyadewi.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=natalyadewi.wordpress.com&amp;blog=7174172&amp;post=1&amp;subd=natalyadewi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://natalyadewi.wordpress.com/2009/03/31/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2ccce7d3b959e93f59899ba2060c33f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">natalyadewi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
